25 Agustus 2009

HARI JUM'AT SEBAGAI HARI ISTIMEWA

Keesokan harinya hari jum'at mereka terbang pula kesebuah kota, yang namanya mak'ad sidik yang memakan waktu sehari perjalanan. Ya, kalau memakai istilah hari dunia, 1000 tahun lamanya baru sampai ketempat itu. Disitu mereka mendapat sambutan yang semeriah-meriahnya. Mereka dihidangkan makanan minuman dan buah-buahan yang lezat-lezat dan nikmat. Beribu-ribu malaikat dikerahkan untuk menyambut kedatangan mereka, karena mereka tamu-tamu syurga itu yang datang dalam jamuan yang sangat besar, mereka mendapat hidangan minuman lain dari yang lain. Lezat dan amat nikmat, Rohikum Mahtum namanya.
Disaat-saat itu mereka dijamu dengan jamuan yang sangat besar dan sangat meriah. Tidak ketinggalan mereka dihibur dengan lagu-lagu yang merdu. Itulah sambutan dari Alloh Subhanahu wa Ta'ala azza wa jala kepada hambanya yang telah berbakti kepada-Nya. Mereka sekarang diliputi dengan kesenangan dan kegembiraan mendapat karunia Tuhan.

رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ۚ ذَٰلِكَ لِمَنْ خَشِيَ رَبَّهُ

"Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepadaNya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya." Q.S Al-Bayyinah ayat 8.

Demikian hasilnya orang yang takut kepada Alloh dan demikianlah Tuhan berikan penduduk syurga diberi kesempatan bertamasya pada pertama kali setelah mereka bertempat tinggal tinggal di syurga. Mereka bertamasya ketempat yang sangat jauh-jauh melihat dan menikmati tempat-tempat yang tertentu dialam syurga yang dimulai start dihari selasa dan sampai di Mak'ad Sidik hari Jum'at.
Mereka selalu diliputi oleh suasana kebahagiaan, kegembiraan dan kenikmatan yang sangat memuaskan dan tiada hingganya, segala sesuatu hal tidak akan menjadikan kesibukan kepada mereka dan selalu berjalan lancar karena semuanya sudah diatur rapih oleh petugas-petugas yaitu para malaikat, dalam bidang dan bagian masing-masing semua berjalan sangat baik dan memuaskan.
Diakhirat lain dari yang lain.
Pemerintahan diakhirat dilakukan oleh pejabat-pejabat yang sangat patuh akan pimpinannya oleh petugas yang disiplin yaitu para malaikat dibawah komando Malaikat Ridwan, itu malaikat yang berkuasa penuh dan mempunyai tanggung jawab yang sebesar-besarnya atas keseluruhan syurga itu.
Demikianlah kiranya dihari Jum'at, untuk pertama kali akan mengadakan jamuan yang terbesar akan diundang Nabi Muhammad s.a.w. dan para Nabi lainnya, serta sekalian para umatnya supaya hadir memenuhi undangan itu berkumpul diistana Haziratul Qudsiyah akan diadakan jamuan secara besar-besaran dan semeriah-meriahnya.
Konon ceritanya Tuhan menitah Jibril pergi akan memindahkan istana Haziratul-Qudsiyah yang berada disyurga Jannatu Adnin, setelah Jibril pergi sementara kembali kehadirat Alloh dan sembahnya :
"Ya Tuhanku, hamba telah sampai disyurga Jannatu Adnin, akan tetapi hamba tidak dapat mengenali yang manakah istana Haziratul Qudsiyah itu, kemudian Firman Tuhan :
"Hai Jibril kembalilah engkau kesana, dan tanyakan kepada malaikat penjaga disana, yang manakah istana itu?"
Kemudian Jibril terbang lagi ke syurga Jannatu Adnin. Dilihat dari udara berderet-deret akan gedung-gedungnya yang besar dan kubahnya yang amat permai. Gedung-gedung yang bertingkat serta menara-menara yang menjulang ke angkasa. Tembok atau dinding-dindingnya berwarna-warni dari batu-batu mulia, hijau, kuning, merah delima, putih berkilau-kilauan dan sebagainya, pintu-pintunya terbuat dari emas murni bercahaya-cahaya.
Pohon-pohonnya tinggi-tinggi dan amat rindang daunnya. Buahnya sangat lebat dan rendah, sangat mudah dipetiknya. Didahan-dahan hinggap burung-burung yang beraneka macam, jenis burung-burung itu sangat bagus-bagus rupanya dan sangat merdu suaranya berkicau-kicauan dan dapat berkata-kata seperti manusia.

_____________

24 Agustus 2009

PERJALANAN TAMASYA PENDUDUK SYURGA

Alkisah, setelah mereka sampai ditempat itu, yaitu dihari Rabu.
Disitu mereka disambut dengan gembira. Mereka singgah disitu disebuah mahlighai yang amat besar, mewah dan megah. Dindingnya berwarna-warni dari batu-batu mulia, dari zamrud yang hijau, Yakut yang merah delima, dari permata yang putih berkilau-kilauan hingga mereka merasa takjub melihat akan keindahan mahlighai itu. Dan begitu permainya, karena itu bukan buatan tangan manusia dan belum pernah ada di dunia.
Ruangan dan biliknya sangat luas dan sangat teratur. Rapih letak meja dan kursinya, segala hiasan dinding dan pajangan yang indah-indah.'
Meja dan kursi yang sangat indah bentuknya dan berkilat-kilat dengan bantalan dan sandaran yang empuk dari sutera bersulam sangat enak didudukinya. Kursi itu diteretes dengan intan permata gemerlapan kena cahaya Dian Pelita yang bersinar dan tidak menyilaukan mata, bercahaya sangat lembut.
Diatas meja terhidang bermacam-macam makanan buah-buahan dan minuman yang beraneka warna. Buah Delima, Anggur, Apel, Pisang, Jeruk, Kurma, Kismis dan sebagainya. Matang dan ranum menambah selera yang melihatnya.
Bermacam-macam daging burung yang sudah matang dipanggang, disate, digulai dan sebagainya. Mereka tinggal memakan saja dan tinggal memilih yang mana yang mereka inginkan. Disamping mereka duduklah Bidadari isteri mereka, serta dilayani oleh inang pengasuh dan wildan pelayan Syurga dengan senyum manis mempersilahkan mereka.
Mereka semuanya kelihatan gembira wajah mereka selalu berseri-seri dan selalu tersenyum manis. Mereka duduk beramah tamah dengan keluarga mereka sambil menikmati hidangan yang telah tersedia dihadapan mereka. Itulah balasan amal mereka, suatu pahala yang besar dari Alloh Subhanahu wa Ta'ala, itulah suatu kemenangan dan kebahagiaan, itulah hasil amal mereka yang sukses dan abror, beruntung dan bahagia.
Mereka bercakap-cakap dengan asyiknya menceritakan hal-hal apa saja yang mereka telah alami dipadang mahsyar, atau waktu didunia dan sebagainya maupun apa yang sedang mereka nikmati. Akhirnya pujian pulalah yang keluar dari mulut mereka karena memang Tuhanlah yang patut dipuji sebanyak-banyaknya.
Mereka beramah-tamah dengan asyiknya lupalah mereka akan segala penderitaan yang dahulu, mereka bercakap-cakap tempo-tempo diselingi dengan gelak senyum tertawa yang menambah riang dan gembira mereka itu, sampai jauh malam mereka asyik bercerita. Bertambah lama bertambah asyik rupanya silih berganti tidak terasa penat dan bosan, apalagi dimasa itu terdengar bunyi-bunyian yang sangat asyik dengan nyanyian yang merdu dari suara biduan syurga yang empuk merayu kalbu, berisi sanjungan nikmat Alloh serta pujaan Kholikul-Alam. Mereka menikmati kesenangan yang belum pernah mereka alami atau rasakan sewaktu di dunia.
Siapa yang tidak merasa nikmat?
Tubuh sehat cakap dan kekar, pakaian bagus, isteri cantik, makanan enak, minuman lezat, udara segar harum semerbak dalam ruangan itu, nyanyian yang merdu. Apalagi?
Itu pahala dari Alloh yang sangat besar sekali, itulah hasil usaha orang yang beriman dan beramal shalih.
Yang menonjol keadaan mereka, keluarga mereka anak dan isteri mereka yang perempuan sama umurnya sama mudanya. Sebanding cantiknya cuma raut muka yang berlainan. Demikian pula cucu, kakek dan bapak sama mudanya.
Jadi di syurga lain daripada yang lain, mereka semua muda-muda dan cantik-cantik, mereka berkulit putih kuning dan tubuh mereka padat berisi tidak seperti didunia, ada yang hitam kulitnya, ada yang putih, ada yang coklat dan sebagainya. Kalau orang didunia, kalau hidupnya senang tubuhnya semakin lama semakin gemuk, dan semakin gembrot. Ya walaupun bagaimana cantiknya seorang wanita kalau hidupnya senang menjadi gemuk badannya dan hilanglah kelangsingan tubuhnya. Begitupula seorang laki-laki, akan tetapi disyurga tidak demikian, biarpun bagaimana senangnya hidup mereka, tubuh mereka tidak akan berubah tetap langsing dan tetap cantik selama-lamanya, dan tetap menarik, tetap bagus dan tetap kuat.
Raut muka mereka simpatik dan menarik, dan potongan tubuh mereka bagus-bagus, tubuh mereka sekarang adalah tubuh yang baru, buatan baru. Kwalitet dan kondisi tubuh mereka dijadikan serba istimewa, adapun tubuh mereka yang didunia sudah hancur lebur menjadi tanah. Akan tetapi tubuh mereka yang sekarang, adalah tubuh yang baru dan serba istimewa tidak menjemukan dan tidak membosankan.
Kesemuanya ini tidak lain semata-mata karena karunia Alloh Azzawajala.
Mereka bermalam disitu, keesokan harinya hari kemis, mendapat jamuan memuaskan. Mereka dihidangkan minuman zanjabil yang lezat dan segar diminumnya.
Hari itu mereka dapat menyaksikan suatu keajaiban syurga, suatu pemandangan yang menarik hati. Kelihatan turun sebagai tentara payung balon-balon besar berwarna-warni, melayang-layang diudara, kemudian terbang rendah, kelihatan bergantungan ditiap balon seorang bidadari, lalu turun dilapangan yang sangat luas dihadapan mahlighai. Mereka itu adalah penari-penari dan biduan syurga yang sengaja didatangkan kesitu untuk menghibur tamu-tamu syurga yang baru tiba.
Kemudian pada malam hari diadakan pertunjukan khusus dengan nyanyian dan tarian syurga yang lemah gemulai dan menawan hati. Pakaian mereka serba istimewa serta perhiasan yang indah-indah.
Demikianlah pada malam harinya diadakan hiburan semalam suntuk untuk para tamu-tamu itu.

________________

KENDARAAN APA YANG DIPAKAI DI SYURGA SEHARI-HARI

Keesokan pada hari rabu, berangkat pulalah mereka kesuatu tempat yang memakan waktu sehari lamanya atau 1000 tahun waktu dunia untuk perjalanan sejauh itu, mereka bukan memakai pesawat terbang atau mobil seperti kendaraan dunia. Mereka menggunakan kendaraan yang istimewa, kendaraan mana dapat terbang di udara secepat kilat dalam satu detik dapat mencapai tempat yang jauhnya sepemandangan mata. Suatu kendaraan yang dapat digunakan didarat dijalan raya, dan dapat terbang diudara. Nama kendaraan ini "Kilat" atau yang kita kenal dengan nama "Burak" namanya.
Kendaraan ini dapat dipakai dijalan biasa. Untuk tempat-tempat yang dekat didalam kota, untuk penduduk syurga pergi-pergian, menengok keluarga atau untuk mengunjungi rumah kawan-kawan mereka yang mereka telah kenal di dunia. Dengan kendaraan ini bisa terbang di udara sebagai pesawat terbang dengan dapat digunakan untuk antar pelanet atau antar bintang atau dunia dapat menembus segala macam atmosfir di cakrawala dengan kecepatan luar biasa dan tidak akan terbakar. Pendek kata kendaraan ini serba guna dan sangat istimewa dapat kita namakan kendaraan ini dengan nama Mobil Terbang atai Oto Terbang yang namanya "Kilat". Kendaraan mana telah pernah ditumpangi oleh Nabi Muhammad s.a.w.
Kalau orang mengatakan bahwa Burak itu suatu hewan yang hampir mirip dengan Kuda, atau Keledai, mempunyai dua buah sayap dan digambarkan mukanya sebagai muka seorang wanita memakai mahkota di kepalanya. Sedang rambutnya terurai kebelakang, itu adalah hanya gambar khayalan belaka. Maka dapat diterima oleh manusia yang alam Pikirannya hanya penuh khayal yang cocok pada zaman akal pikiran manusia belum maju, belum mengenal mesin-mesin. Di waktu itu dapat kita katakan berpikir tidak secara rasional.
Menurut keterangan Nabi, bahwa beliau katakan Mi'raj dengan menggunakan Burok, dan dikala Nabi berjalan pulang habis Mi'raj dengan terbang rendah, beliau melihat serombongan saudagar yang pulang dagang dari siria. Maka karena suara gemuruh terbangnya burok itu, mereka pun heran. Dan onta-onta mereka kaget ketakutan mendengar suara gemuruh itu, sehingga jatuh seekor onta sampai patah kakinya. Demikian kata Nabi, dan demikian kata Kafilah itu mengaku mendengar suara agak gemuruh terbang di atas mereka secepat kilat. Dan mereka kenali suara Nabi memberi salam. Dan onta mereka jadi ketakutan karena suara yang belum pernah didengarnya suara semacam itu.
Kalau ditanyakan kepada kawan-kawannya seperti apakah bentuknya yang terbang diatas mereka? Mereka tidak dapat melihat bagaimana rupanya, dan bagaimana bentuknya. Karena terbang sangat cepatnya, cuma jadi pertanyaan dalam hati mereka, mengapa ada suara Muhammad memberi salam dari atas mereka? itu suara telah dikenal oleh mereka. Dan Mengapa di tengah malam pula? Yang nyata bagi mereka itu betul suara Nabi tidak ragu-ragu lagi. Dan suatu bukti lagi, bahwa betul diantaranya ada seekor unta yang patah kakinya karena jatuh terkejut mendengar suara gemuruh mendesis diatas mereka sangat cepatnya.
Inilah pengakuan mereka tatkala malam Nabi di Isra kan.
Yah, kendaraan inilah yang umum dipakai dialam Syurga.

_____________

DI SYURGA ADA GUNUNG YANG TERTINGGI, "GUNUNG KASTURI"

Penduduk di Syurga mendapat minuman setiap hari berlainan, rupanya agar mereka merasa puas dan tidak membosankan.
Hari Sabtu mereka minum air tawar,
Hari Ahad mereka minum air madu
Hari selasa mereka minum arak
Dan seterusnya minuman itu diganti-ganti. Ini hari minuman ini, esok hari minuman itu, dan esok minuman yang lain lagi, dan seterusnya.
Hari Sabtu minum air tawar, bukan air tawar biasa, air itu lain daripada yang lain. Segar, Sehat dan sangat Nikmat diminumnya.
Hari Ahad minum madu, yang amat lezat, sehat dan nikmat. Hal mana sangat cocok untuk kesehatan badan. Hari Senin mereka dihidangkan minuman susu, bersih, manis, gurih dan nikmat rasanya. Hari Selasa mereka dihidangkan minuman arak asli, lezat, nikmat, sedap, manis dan tidak memabukkan.
Maka dari minuman-minuman ini saja sudah nyata, bahwa kesemuanya itu menunjuki bagi kita akan tetap menjamin akan kesehatan badan, kalau buat kita orang didunia, akan tetapi bagi mereka di syurga, tidak demikian. Minuman-minuman itu semua sekadar untuk menikmati saja. Walaupun andaikata mereka tidak minum-minum yang demikian pun badan tubuh mereka akan selamanya tetap sehat. Kondisi badan mereka sudah Tuhan jadikan begitu keadaannya yang serba istimewa. Tetap muda, tetap sehat, tetap kuat, tetap gembira, tetap hidup untuk selamanya.
Mereka akan merasakan tetap nikmat sediakala. Tidak akan ada berubah selama-lamanya. Itulah Karunia Tuhan kepada mereka.
Kemudian pada hari itu, yaitu hari selasa, terbang pesiar mereka itu, kesuatu tempat yang jauhnya dari situ, kira-kira perjalanan 1000 tahun lamanya.
Lamanya waktu di syurga sehari sama dengan seribu tahun waktu dunia.
Maka sampailah mereka di sebuah gunung yang tertinggi sekali, dan sangat besar dari antara gunung-gunung di syurga. Gunung itu bernama gunung "Kasturi". Udara digunung itu nyaman sekali dan semerbak bau wangi kasturi. Di kaki gunung itu ada sebuah mata air yang namanya Salsabil, yang kemudian mengalir ke dalam kota menjadi sebuah sungai, yang mana airnya akan jadi minuman ahli syurga. Air itu manis, sedap, sehat dan nikmat rasanya. Di lereng gunung kasturi tadi, ada sebuah bangunan yang sangat besar. Dan sangat termasyhur di syurga. Sebuah hotel yang sangat megah indah bentuknya, untuk penduduk syurga dari mana-mana datang bertamasya dan bersenang-senang disitu.
Disinilah, dimalam hari, mereka dijamu dengan jamuan yang semeriah-meriahnya. Makanan yang lezat dan nikmat yang mereka belum pernah merasakan seperti itu sewaktu di dunia.
Demikianlah mereka bersantap dan bermalam disitu, untuk menikmati segala kenikmatan yang disediakan di situ.

MATA AIR SUNGAI-SUNGAI DI SYURGA TERBIT DARI HURUF BISMILLAH

Apakah yang Nabi lihat di dalamnya?
Nabi melihat tulisan Bismillah yang besar, dengan tulisan yang amat bagus. Huruf-huruf dan bentuknya, Nabi memandangi tulisan Bismillah itu, dengan perasaan seolah-olah kesengsem dalam hatinya, merasa pingsan, akan keindahan tulisan yang amat bagus begitu rupa, pasti umat Nabi pun akan dapat menikmati pemandangan ini dengan melihat tulisan yang begitu bagusnya, menunjuki akan keagungan yang mempunyai nama dalam Bismillah itu, yaitu Alloh yang bersifat Rahman dan Rahiim.

يَااللَّهِ يَارَحْمَٰنِ يَارَحِيمِ

Bismillah itu tertulis di atas di tiap-tiap yang besar dari tulisan yang sangat indah sekali. Dari tiap-tiap lubang Huruf Bismillah memancar mata air yang beraneka warna :
  1. Dari lubang Mim Bismillah, memancar mata air tawar.
  2. Dari lubang Ha Alloh, memancar mata air arak.
  3. Dari lubang Mim Arrohmaan, memancar mata air susu.
  4. Dari lubang Mim Arrohiim, memancar mata air madu.
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Maka dari pancaran mata air-mata air itu lalu mengalir menjadi sungai yang besar di dalam Syurga.
a, saudara-saudara sekalian, giat-giatlah anda beribadat kepada Tuhan, mencari keridhoan dan rahmat-Nya, Ingsya Alloh anda dapat menikmati segala macam kenikmatan di alam Syurga, dan Ingsya Alloh anda dapat berkunjung ke istana Nabi kita, Istana Mutiara di tengah-tengah telaga Al-Kautsar. Insya Alloh disana kita dapat berjumpa bersama-sama dan memandang wajah Nabi kita yang mulia dan yang kita cintai.
Yang mudah-mudahan saja kita sekalian tetap beriman dan beramal shalih sampai kita menghadap ke hadhirat Alloh Robbul 'Alamin.
Amin ya dzal jalali wal ikraam.
Jadikan hamba orang yang ta'at dan bakti.
***

PEMANDANGAN DAN PENGALAMAN NABI S.A.W. KETIKA BERKUNJUNG KE SYURGA

Nabi Muhammad s.a.w. telah menceritakan betapa indahnya pemandangan-pemandangan apa-apa yang dilihatnya, yang ada di alam syurga. Dan betul-betul dilihatnya dan disaksikan sendiri dari dekat yang diantar oleh rekannya Malaikat Jibril dikala Nabi Mi'raj.
Kata Nabi s.a.w. : "Tatkala aku mi'raj, aku diberi kesempatan untuk bertamasya melihat-lihat keadaan syurga dari dekat melihat-lihat akan keindahan alam syurga. Disana aku melihat-lihat sungai-sungai yang besar yang beraneka warna airnya dari madu, susu dan sebagainya".
Sungai susu, betul-betul macam susu putih dan bilamana diminum serasa susu tulen bersih dan tidak basi, manis, gurih, lezat dan nikmat. Dan bermacam-macam pula warnanya air sungai-sungai yang lain, dan rasanya pun demikian pula.
Aku bertanya pada rekanku : "Ya Jibril, di manakah asal hulu sungai-sungai disini? dan di manakah mata airnya? Dan kemanakah terus mengalirnya?
Kata Jibril : "Aku pun tak tahu asalnya. Adapun sungai ini, mengalir terus ke sebuah telaga besar, telaga Al-Kautsar. Maka ditengah-tengah telaga itu berdiri sebuah mahlighai yang sangat indah dan megah, dengan menara-menaranya yang menjulang ke angkasa yang menambah keagungan mahlighai itu. "Seluruh mahlighai itu dibuat dari batu mutiara yang putih bersinar, berkilau-kilau bayangannya mahlighai itu di air telaga".
Konon katanya kelak nanti akan bertempat tinggal disitu, mahlighai itu akan menjadi kepunyaan anda, dan disitulah anda dan isteri-isteri anda akan tinggal nanti sesudah hari kiamat. Kalau anda ingin tahu, mohon kepada Tuhan supaya diberitahukan dimanakah letaknya hulu sungai itu.
Tiba-tiba datang seorang malaikat lalu memberi salam. Setelah aku membalas salam kemudian katanya : "Marilah ikut aku!".
Kami berjalan menyusuri pantai, akhirnya aku sampai di suatu tempat yang keadaannya amat indah dan amat permai, sedap dipandang mata segala yang berada disekelilingnya. Aku katakan, tidak ada bandingannya segala keindahan yang berada disitu. Betul-betul aku berada disuatu tempat yang menakjubkan hati, aku berada dibawah pohon kayu sangat besar, di agak kejauhan di hadapanku, aku lihat suatu bangunan yang maha besar kubahnya cembung melengkung, bulatnya amat permai, dibuat dari batu mutiara yang putih, bercahaya berkilau-kilauan. Pintunya berwarna hijau dibuat dari zamrud berukir sangat indahnya.
Bukan main indahnya aku lihat bangunan itu, kemudian barulah aku tahu, bahwa dari situlah asalnya air sungai yang besar yang ada di kota-kota syurga. Jika aku bandingkan, besar tubuh manusia dengan besarnya bangunan itu, maka tubuh manusia sangat kecil sekali, seolah-olah burung gereja. Demikianlah keadaan besarnya bangunan itu.
Kiranya puaslah aku memandang kesana kemari, dan sementara aku akan meninggalkan tempat itu, kemudian malaikat itu berkata : "Apakah tidak tertarik hati anda ingin melihat di dalamnya? Pasti anda akan dapat melihat yang lebih aneh lagi!!!"
Kataku, bagaimakah dapat kita masuk? karena pintunya terkunci.
Itu mudah benar bagi anda, katanya. Karena anak kuncinya berada dalam tangan anda. Apakah anak kunci itu? Kataku.
Dengan mengucapkan : "Bismillahir rohmaanir rohiim, akan terbukalah pintu itu sendiri."
Kemudian aku berdiri di muka pintu itu, serta aku membaca :

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Lalu terbukalah sendiri pintu itu dan aku masuk berdua malaikat itu, Subhanalloh, sungguh diluar dugaan, pintu itu terbuka, hanya dengan pengucapan : بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
Inilah suatu kemu'jizatan Bismillah yang Alloh berikan kepada hamba-Nya, dan itulah kurnia Alloh Maha Pencipta sekalian alam, Ia berbuat sekehendak-Nya, dan Dia-lah Maha Kuasa atas segala hamba-Nya.
Sungguh sangat dan lebih menakjubkan apa yang aku lihat didalamnya.
Nabi sangat bersyukur kepada Tuhan, kira keadaan didunia, jika dibanding dengan keadaan apa yang sedang Nabi saksikan. Sungguh tidak seberapa artinya. Itulah alam Syurga. Alam yang kekal abadi semenjak ia dijadikan belum pernah mengalami kerusakan, dan keadaannya masih tetap seperti baru ia jadikan.
***

AIR SUNGAI DI SYURGA DARI MADU DAN SUSU DAN SEBAGAINYA

Satu lagi keistimewaan Syurga, ialah sungainya yang luar biasa airnya, yang mungkin tidak ada buat selamanya air sungai syurga, seperti di dunia. Dan tidak akan sanggup manusia menuruti membuat sungai yang airnya dari madu atau dari susu. Berapa Milyard kah ongkosnya, untuk membuat sungai seluas kota jakarta, kalau sungainya diisi dengan madu, atau arak, susu dan sebagainya?
Cobalah perhatikan Firman Alloh :

فِيهَا أَنْهَارٌ مِنْ مَاءٍ غَيْرِ آسِنٍ وَأَنْهَارٌ مِنْ لَبَنٍ لَمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهُ وَأَنْهَارٌ مِنْ خَمْرٍ لَذَّةٍ لِلشَّارِبِينَ وَأَنْهَارٌ مِنْ عَسَلٍ مُصَفًّى

"Yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring"
Q.S Muhammad ayat 15.

Adapun air sungai susu, bukan susu yang diperas dari sapi atau kambing, akan tetapi ia terbit dari mata air yang sudah menjadi susu, oleh sebab itu susunya tidak akan menjadi basi buat selama-lamanya.
Begitu pula sungai madu, yang mana madu ini, bukan madu yang diambil dari madu lebah atau tawon, atau madu kelanceng, akan tetapi madu itu, ialah asli madu dari mata air, yang terbit dibawah pokok Sidratul-Muntaha.
Demikian pula sungai arak yang lezat, arak mana bukan di buat di pabrik, yang dibuat dari anggur, akan tetapi arak itu, memang semata-mata arak yang terbit sudah jadi arak dari mata air.
Demikianlah kekuasaan Tuhan menjadikan air sungai itu semua. Dengan kudrat dan iradatnya. Pendeknya segala kenikmatan ada di syurga serba luar biasa, yang mana semuanya itu, Hak Tuhan Dzul Jalal wal Jamal, yang akan diberikan atau akan ditempati disana, bukan sembarang makhluk atau hamba-Nya, kecuali kepada orang-orang yang taqwa.

أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

"Syurga itu disediakan untuk orang-orang yang taqwa"

Sebagaimana kita tahu bagi orang yang mempelajari ilmu bumi, atau orang-orang yang telah pergi keliling dunia, sudah tentu mereka tahu, bahwa dimana-mana negeri, di Eropa, atau di Asia ada nama-nama sungai yang termashur. Demikianlah pula di Indonesia, seperti dipalembang, sungai musi, sungai gerong, sungai serayu, sungai citarum, bengawan solo, di jawa dan lain-lain di indonesia.
Sungai Neil di mesir, sungai Furat di Iraq, sungai tigris di India, sungai donau di Jerman, sungai yang tse di Tiongkok, Mississippi di amerika dan lain-lain sebagainya.
Begitu pula di syurga ada sungai-sungainya yang terkenal yang disebutkan namanya di dalam Al-Qur'an. Sungai-sungainya yaitu : Sungai Al-Kautsar, yang alirannya berhubungan dengan telaga kautsar, Sungai Salsabil, Sungai Zanzabil, Sungai Ma'alhajat, Sungai Rahikum Mahtum, Sungai madu, Sungai Arak, Sungai Susu, dan di sana pun ada telaga-telaga besar diantaranya, telaga Al-Kautsar.
Demikianlah keadaan sungai-sungai di syurga, oleh sebab itu di dalam Al-Qur'an, tiap kali Tuhan menyebutkan Syurga selalu disebutkan sungai-sungai yang mengalir di bawahnya.

جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ

19 Agustus 2009

DINDING TEMBOK SYURGA DIBUAT DARI BATU -BATU PERMATA

خَلَقَ تَبَارَكَ اللَّهُ تَعَالَىٰ جَنَّاتُ عَدْنٍ بِيَدِهِ بِنَاءُهَا لُبْنَةَ مِنْ دُرَّةٍ بَيْضَاءٍ وَلُبْنَةَ مِنْ يَاقُوتٍ خَمْرَاءٍ وَلُبْنَةَ مِنْ زُبَرْجُدَةٍ حَضْرَاءٍ , وَبِلَاطُهَا الْمِسْكُ وَحَشِيشَهَا الزَّعْفَرَانُ وَحَصبَؤُهَااللُّؤْلُؤُ وَتُرَابُهَاالْعَنْبَرْ

"Alloh Subhana Tabaroka Wata'ala menjadikan Syurga Jannatu-'Adn, dengan kekuasaan-Nya di antara dindingnya dari permata yang putih. Dan suatu dindingnya dari yakut yang merah, dan suatu dindingnya dari zubarjad yang hijau, lantainya dari kasturi, rumputnya za'faron yang wangi, batu-batu kerikilnya dari permata dan tanahnya dari ambari yang wangi".

Dari keterangan ini dapat kita membayangkan betapa hebat dan menterengnya, bangunan-bangunan di syurga itu. Dengan ini kita tahu, bahwa tidak ada suatu bangunan gedung-gedung di dunia yang indahnya seperti itu.
Dimanakah ada tembok atau dinding-dinding gedung yang di buat dari mutiara, di dunia ini? Dimanakah ada lantai gedung yang ubinnya di buat dan di campuri dengan bahan-bahan yang wangi-wangi? Dimanakah ada raja-raja atau miliuner yang menyebarkan batu-batu kerikil di halaman gedungnya dengan permata? Di manakah di Dunia ini terdapat rumput za'faron yang harum mewangi? Semua ini tidak ada di dunia, walaupun seorang miliuner tidak akan mampu membuat gedung yang keadaan seperti itu.
Gedung di syurga di buatnya begitu rupa oleh pembuatnya, segala dindingnya, lantainya, ubinnya, bukanlah dibuat dari batu bata merah, yang disusun dicampur semen pasir dan kapur, tapi semua itu di buat dari bahan-bahan yang tinggi mutunya, dibuat dari batu mulia, dan disusun sangat teratur rapi berwarna warni, sangat sedap dipandang mata dan tidak membosankan.
Kalau dindingnya dibuat dari bahan-bahan batu mulia serta beraneka warna, hijau, kuning, putih, biru, merah, jingga dan sebagainya. Dari lantai sampai kepada batu-batu kerikilnya yang istimewa. Rumput za'faronnya yang harum mewangi, lantainya dalam suatu ruangan dihampari permadani, di atasnya di letakan meja kursi yang indah dan sangat empuk di dudukinya, bantalan sandarannya dari sutera bersulam, dengan benang mas. Di dinding bergantungan gambar-gambar , lukisan, dan tulisan-tulisan yang indah, dihalaman bertaman bunga, yang sedang mekar berkembang beraneka warna segala bunga-bunga itu yang harum mewangi. Sudah tentu kalau kita duduk disitu, akan sangat mengesan di kalbu kita, menyegarkan hati dan menyamankan perasaan. Apalagi ada bidadari, kita didampingi oleh bidadari yang melayani kita, yang berjalan lenggak-lenggok, ayu dan luwes, lemah gemulai, sudah tentu menambah kesegaran di dalam dada, dan kesenangan jiwa, di tambah pula bau harum semerbak mewangi, dan terdengar alunan suara nyanyian yang merdu diiringi dengan suara musik yang berirama menyapu kalbu.
Alangkah nikmatnya suasana yang demikian itu. Beruntunglah manusia yang beroleh nasib seperti itu.
Nyatalah segala bangunan di syurga lain dari pada di dunia, ia di buat dari bahan-bahan yang istimewa dan bermutu tinggi. Siapakah yang merencanakan bangunan itu? Siapakah arsitek dan insinyur untuk membangun gedung-gedung itu, dan mengatur keindahan gedung-gedung dan kota-kota Syurga? tidak lain, dan tidak bukan, yang menjadi perancang dan perencana adalah Alloh Subhanahu Wata'alaa Yang Maha Kuasa.

إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

SAMBUTAN ORANG-ORANG YANG MASUK SYURGA

Dalam Al-Qur'an diceritakan bagaimana sambutan orang-orang itu tatkala masuk syurga.
Dengan Nama Alloh Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Puji-pujian bagi Alloh, yang telah menepati janji-janji kepada kami. Memberikan kepada kami di bumi syurga ini menjadi tempat tinggal kami, dimana saja kami kehendaki.
Itulah sebaik-sebaiknya pahala bagi orang yang suka berbuat kebaikan.
Cerita Isteri di Syurga berkata kepada Suaminya : "Demi kebesaran Tuhan yang jiwaku di dalam tangan-Nya, tidak ada yang aku pandang yang paling gagah dan paling ganteng selain daripada Pribadi suamiku, dan yang aku cinta hanya suamiku".
Berkata Wahab Munabih, dari sabda Nabi s.a.w. bahwa Syurga itu bertingkat tujuh tingkat. Sesuai dengan nilai amal perbuatan manusia bagaimana Tuhan nyatakan di dalam Al-Qur'an sebagai berikut :

وَلِكُلٍّ دَرَجَاتٌ مِمَّا عَمِلُوا

"Dan masing-masing orang memperoleh derajat-derajat (seimbang) dengan apa yang dikerjakannya." Q.S Al-An'am ayat 132.

Sudah barang tentu nilai amal anak adam, tidak sama dan tidak serupa. Berbeda-beda sebagaimana pangkat dan kedudukan manusia di dunia, adalah hasil dari amal perbuatan mereka. Pahala seorang Nabi, tidak sama dengan pahala seorang wali, pahala seorang wali kutub tidak akan sama pahalanya dengan wali biasa. Pahala seorang mukmin tidak sama pula dengan seorang mukmin lainnya. Itulah sebabnya akan dihisab lebih dahulu orang-orang yang mukmin sebelum di masukkan ke Syurga.
Nabi telah bersabda :

فِيهَا مَالَا عَيْنٌ رَأْتْ وَلَا أْذنٌ سَمِعَتْ وَلَاحَطَرَعَلَي قَلْبِ بَشَر

"Di dalam Syurga ada yang belum pernah di lihat mata, dan tidak pernah di dengar telinga dan tidak dapat dibayangkan di dalam hati manusia".

Pendeknya dari hal kenikmatan di Syurga, belum pernah dilihat dan didengar oleh manusia adanya kenikmatan seperti itu di dunia, adanya.
Adakah di dunia manusia hidup menjadi muda selamanya?
Apakah orang di dunia tidak merasai sakit dan susah?
Apakah penduduk dunia rata umurnya?
Apakah manusia di dunia tidak merasai mati?
Apakah di dunia ada sungai madu? atau...sungai susu?
Jawabnya : Semua ini tidak ada di dunia, dan sekalian yang tersebut itu, kita belum pernah dengar dan pernah lihat ada di dunia.

PENDUDUK SYURGA SAMA RATA UMURNYA MUDA

إِنَّا أَنْشَأْنَاهُنَّ إِنْشَاءً

"Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung17"
(17) : Maksudnya: tanpa melalui kelahiran dan langsung menjadi gadis.

فَجَعَلْنَاهُنَّ أَبْكَارًا

"dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan."

عُرُبًا أَتْرَابًا

"penuh cinta lagi sebaya umurnya."

Q.S Al-Waqi'ah ayat 35,36 dan 37.

Penduduk syurga sama muda, sama cantik, dan sama rat, tidak ada yang tinggi besar, tidak ada yang kurus tinggi, tidak ada yang kecil pendek, tidak ada yang gemuk gembrot, tidak ada nenek-nenek dan kakek-kakek, tidak ada anak-anak, tidak ada wanita yang menggendong atau menyusukan anak, tidak ada wanita mengidam, tidak ada wanita yang sedang haid dan tidak ada wanita yang hamil.
Dan tidak pula di sana ada dukun beranak, tidak ada rumah sakit atau rumah merawat orang bersalin dan sebagainya.
Laki-laki, muda rata-rata seperti umur 25 tahun dan wanita-wanita seperti gadis berumur 17 tahun. Mereka tetap muda remaja selamanya. Tidak akan merasa sakit dan tidak akan mati buat selamanya. Kondisi tubuh mereka lain dari pada yang lain, tidak akan berubah tua dan menjadi kisut atau peotkulit tubuh mereka karena pergantian malam dan siang. Dan tidak mengganggu kesehatan tubuh walaupun mereka bersetubuh beberapa kali dalam sehari, dan tidak akan menyebabkan hamil pada isteri mereka, kecuali mereka inginkan.
Ya sudah barang tentu, di antara orang yang masuk syurga, tidak selamanya atau semuanya yang telah pernah merasai punya anak. Ada orang-orang yang tidak pernah punya anak. Maka kata Imam Gozali, terhadap mereka ini, jika kedua suami isteri ingin betul mempunyai anak, maka dalam soal ini Tuhan akan kabulkan mereka akan mempunyai anak, akan tetapi tidak berpayah isterinya mengandung seperti di dunia dari sebulan sampai sembilan bulan. Dan kalau sudah lahir harus sampai bertahun-tahun menanti sampai anak itu akan dewasa. Akan tetapi tidak demikian di Syurga, dalam tempo beberapa jam isteri mereka lalu hamil, dan dalam waktu yang singkat lalu melahirkan anak. Dalam keadaan bersih dan sempurna. Dan dalam waktu yang cepat anak itu telah menjadi besar. Ini semata-mata tidak lain adalah karena Tuhan tunjuki kekuasaan-Nya kepada hamba-Nya dan karena Rohmat-Nya semata-mata. Kalau di dunia Tuhan Kuasa menjadikan manusia berjuta-juta banyaknya, masa kan di akhirat Tuhan tidak kuasa menjadikan manusia, ini mudah sekali bagi Alloh Subhanahu Wa Ta'ala. a sudah barang tentu bagi mereka yang telah pernah mempunyai tidak akan tergores di hatinya ingin mempunyai anak lagi.
Mereka di Syurga, tidak ada lagi mempunyai rasa cemburu atau mempunyai rasa serong dalam hati mereka. Tidak ada rasa mengiri dalam hati mereka, malah selamanya mereka telah merasa puas apa yang sudah ada pada mereka, di dalam soal kenikmatan hidup sehari-hari.
Apakah sebabnya? Mereka telah di beri kesenangan yang cukup puas, hidup sebagai dalam istana kerajaan. Setiap hari bergembira, makan dan minum bersuka ria, saling kunjung-mengunjungi antara anak dan ibu bapak, antara murid dan guru, di antara kawan dengan kawan dan seterusnya.
Syetan-syetan sudah tidak ada lagi, yang akan menggoda kepada mereka. Iblis dan Syetan sudah di masukan ke dalam Neraka bersama-sama orang yang mereka goda, dan Iblis Syetan tidak akan dapat keluar lagi dari Neraka. Itulah Hukuman Iblis dan Syetan dalam Neraka sepanjang Zaman selama hidup di alam akhirat sebagai balasan amal perbuatannya.