01 Juli 2009

ASAL KEJADIAN MALAIKAT DAN TUGASNYA

Sesungguhnya Malaikat itu adalah makhluq Alloh yang dijadikan daripada "Cahaya"

"Qoodiruuna 'alattashakkuli wa qoth'il masaafati fii muddatin waa hidatin"

"Mereka pandai bersalin rupa dan dapat memotong perjalanan yang jauh dalam satu detik saja"

Sesungguhnya arti malaikat, adalah yang memiliki pekerjaan tertentu pada masing-masing bagiannya.
Dan malaikat ini Alloh jadikan tidak sedikit jumlahnya, lebih banyak malaikat dari pada manusia.
Coba saja bayangkan, tiap-tiap orang ada 2 malaikat, yaitu Roqib dan 'Atid yang mana masing-masing di tugaskanpada pekerjaan tertentu. Roqib mempunyai tugas menulis amal dan perkataan yang mengandung kebaikan. 'Atid bertugas menulis amal dan perkataan manusia yang mengandung kejahatan.
Jadi andaikan manusia Indonesia di masa kini sudah berjumlah 130 juta orang, maka berarti malaikatnya berjumlah dua kali lipat dari itu.
Malaikat itu bisa berganti rupa, Tegasnya bisa berubah menjadi manusia. Nabi Muhammad s.a.w. sering kedatangan malaikat Jibril membawa wahyudengan rupanya seperti orang laki-laki muda dan tampan.
Malaikat itu Tuhan Ciptakan, tidak mempunyai ibu dan bapak. Tidak makan dan tidak minum, tidak tidur tidak lupadan tidak merasa cape.
Mereka bukan jenis laki-laki dan bukan jenis perempuan dan bukan juga banci. Mereka tidak mempunyai nafsu syahwat atau berahi. Namun demikian mereka taat akan perintah Alloh tidak berani melanggarnya atau melalaikan tugasnya.

Seperti Tuhan menyatakan dalam Al-Qur'an dalam surat At-Tahrim ayat 6 berikut :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ


"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan".

Pernah Nabi Muhammad s.a.w ketika mi'raj melintasi langit-langit, dari langit pertama sampai langit ke tujuh, kebanyakan penghuninya adalah para malaikat dan tak lain pekerjaan mereka itu, kata Nabi adalah Bertahmid dan bertasbih kepada Alloh Ta'alaa dengan macam-macam pujian dan sanjungan kepada Tuhan dengan irama yang sangat merdu.

sebagaimana Firma Alloh dalam surat At-Taghoobuun :

يُسَبِّحُ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۖ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

"Bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi; hanya Allah lah yang mempunyai semua kerajaan dan semua pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu".

Demikian pula Nabi melihat di 'Arsy Alloh, tidak lain penghuninya adalah malaikat.
Kemudian 'Arsy Alloh itu dipegang dan di tangguung oleh delapan orang malaikat.

sebagaimana di terangkan dalam surat Al-Haaqqoh ayat 17 :

وَالْمَلَكُ عَلَىٰ أَرْجَائِهَا ۚ وَيَحْمِلُ عَرْشَ رَبِّكَ فَوْقَهُمْ يَوْمَئِذٍ ثَمَانِيَةٌ

"Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung 'Arsy Tuhanmu di atas (kepala) mereka".

dan malaikat-malaikat itu mempunyai kekuatan yang luar biasa, dimana ketika Tuhan akan menyiksa umat Nabi Luth a.s yang sudah melewati batas, yaitu mereka sudah menjadi suka melakukan homosex sesama laki-laki, yaitupenduduk negeri Sadum dan Gamurah. bukan seorang dua orang, hampir rata-rata semua laki-laki melakukan demikian, maka tatkala diberi nasihat oleh Nabi Luth a.s mereka tidak ambil peduli. Akhirnya Tuhan membinasakan penduduknya dengan diangkat bumi negeri itu dengan kedua tangan malaikat ke udara yang sangat tinggi kemudian dibalikkan ke bawah, seperti membalikan tetampah, maka berpelantingan rumah-rumah dan manusia yang sedang tidur melayang jatuh terhempas kebawah. Hancur bagaikan kaca jatuh di batu. Demikian kekuatan tenaga malaikat.

Diantaranya yang wajib diketahui namanya beberapa malaikat serta tugas pekerjaannya adalah :

1. Malaikat Jibril yang bertugas menyampaikan wahyu kepada tiap-tiap rosul :

kepada Nabi Adam a.s sebanyak 12 kali
kepada Nabi Idris a.s sebanyak 4 kali
kepada Nabi Ibrahim a.s sebanyak 40 kali
kepada Nabi Ya'cub a.s sebanyak 4 kali
kepada Nabi Musa a.s sebanyak 400 kali
kepada Nabi Ayub sebanyak 3 kali
kepada Nabi Muhammad s.a.w sebanyak 24.000 kali

Demikian dari kitab Nuruz-zholam oleh sayid Thohir, dikutib dari kitab Bahjatul wasa-il karangan Imam Addailami.

2. Malaikat Mikail yang bertugas mencatat pembagian Rizki, dan yang menurunkan hujan

3. Malaikat Izrail, yang bertugas untuk mencabut nyawa,

Sesungguhnya malaikat izrail ini adalah kepala daripada sekalian malaikatul maut atau Raja malaikatul maut, baiklah untuk ini kami cantumkan disini bagaimana pengalaman dan pemandangan Nabi Muhammad s.a.w. ketika beliau berada Sidratul-Muntaha.
Sidratul-Muntaha ini berada dilangit yang ketujuh, Sungguh begitu hebat dan besarnya Sidratul-Muntaha. Karena dia dinamakan Sidratul-Muntaha, karena tiada ada makhluk yang lebih besar daripada jenis pohon-pohonan, kecuali Sidratul-Muntaha.
Pokoknya dilangit yang ketujuh, sedang ujung cabang yang paling atas berada dibawah 'Arsy. dan dibawah Sidratul-Muntaha terletaknya Syurga sebagaimana diterangkan dalam Surat An-Najmi ayat 14-15 :

عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهَىٰ عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَىٰ

"Di sisi Sidratil Muntaha (01) Di dekatnya ada syurga tempat tinggal"

(01) : Sidratil Muntaha adalah tempat yang paling tinggi, di atas langit ke-7, yang telah dikunjungi Nabi ketika Mi'raj.

Maka ketika Nabi memandang ke atas ke sekeliling Sidratul-Muntaha dengan cabangnya yang besar-besar serta daunnya yang lebar. selembar daunnya saja dapat dijadikan selimut, daunnya hijau dan lemas bagai sutera. Diatas tiap-tiap lembar daun, duduk seorang malaikat ada yang mengucap "اللَّهُ أَكْبَرُ - اللَّهُ أَكْبَرُ" ada yang mengucap "سُبْحَانَ اللَّهِ - سُبْحَانَ اللَّهِ" ada pula yang mengucap "الْحَمْدُ لِلَّهِ - الْحَمْدُ لِلَّهِ" dan ada juga dengan kalimat zikir dan tasbih yang lain. begitulah yang Nabi lihat diatas tiap-tiap lembar daun itu. Entah berapa juta lembar daunnya Sidratul-Muntaha, hanya Alloh yang mengetahui.
Kemudian apalagi yang Nabi dapat lihat? maka dibawah tiap-tiap lembar daun itu tertulis nama-nama orang. Nama orang itu siapa, bin apa, umur berapa, lama di dunia, kapan sampai waktu ajalnya, malam atau siang dan dimana dia akan tempat dia akan mati akhir hayatnya. Apabila orang yang mempunyai nama itu sudah dekat ajalnya, warna daun berubah menjadi kuning, dan dimana detik-detik orang itu akan sampai ajalnya, maka daun itu lepas dari tangkainya lalu malaikat yang duduk diatasnya, membawa daun itu kepada malaikat Izrail. Kemudian malaikat Izrail menitahkan malaikat ini, untuk mencabut nyawa orang itu sebagaimana yang tercantum namanya dalam daun itu tadi. Itulah pekerjaan malaikatul-maut, jadi bagi tiap-tiap orang satu malaikatul-maut.
Andaikata misalnya, jika ada 1.000 lembar daun yang rontok di Sidratul-Muntaha maka 1.000 oranglah yang akan dicabut nyawanya, dan 1.000 malaikat sekaligus turun ke dunia yang ditugaskan untuk mencabut nyawa mereka itu.

4. Malaikat Israfil, yang ditugaskan meniup terompet sankakala dihari Kiamat, supaya manusia hidup kembali,
Menurut keterangan di dalam Hadits : Besar terompet Israfil itu memang luar biasa, jika dibandingkan dengan besarnya bola dunia ini, jika dimasukan kedalam terompet Israfil akan masuklah kedalamnya.
Konon kata Nabi Muhammad s.a.w. : Israfil kini sudah pegang terompet itu ditangannya, sudah siap-siap menanti komando dari Alloh untuk meniup terompet itu. Karena tugas Israfil untuk meniup terompet pada saat-saat kiamat tiga kali.
pertama tiupan untuk membinasakan penduduk dunia hingga mati semuanya,
kedua meratakan dunia sehingga menjadi daratan seluruhnya,
ketiga membangkitkan manusia hidup kembali,
Itulah tugas Malaikat Israfil.

5. Malaikat Munkar dan Nakir, dua malaikat ini ditugaskan untuk menanya atau memeriksa manusia di alam Kubur,

6. Malaikat Roqib dan 'Atid, kedua malaikat ini ditugaskan untuk mencatat amal atau perkataan manusia. Malaikat Roqib mencatat amal perbuatan dan perkataan yang baik-baik saja, sedang malaikat 'Atid mencatat perbuatan dan perkataan jahat. kedua malaikat ini adalah untuk tiap-tiap orang.

7. Malaikat Malik Zabaniah, inilah kepala malaikat yang mengurus Neraka,

8. Malaikat Ridwan, tugasnya mengurus Syurga, sudah barang tentu beribu-ribu pula malaikat untuk mengurus Syurga, maka Malaikat Ridwanlah sebagai kepala di Syurga.

Demikianlah keterangan Nama dan tugas Malaikat pada bagian masing-masing.
Jadi jika kita ibaratkan adalah seperti departemen dengan tugas dan menterinya masing-masing.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar